
BUNGA NURMALASARI
XI MIA 2
18 AGUSTUS 2017
SMA N 2 PONTIANAK
A. Sifat Fisik
Senyawa Hidrokarbon
1.
Sifat
Fisik Alkana
Pada temperatur kamar (25 C) dan tekanan satu atmosfer
senyawa alkana memiliki wujud yang berbeda-beda. Untuk mengetahui wujud alkana dapat
dilihat dari titik didih dan titik lelehnya. Perhatikan data titik didih dan
titik leleh senyawa alkana pada tabel berikut ini :

Dari data tersebut alkana rantai lurus (n-alkana) yang
mengandung C1 sampai dengan C4 berwujud gas, C5 sampai dengan C17 berwujud
cair, dan mulai C18 berwujud padat. Titik didih n-alkana bertambah sesuai
dengan kenaikan Mr senyawanya. Titik didih alkana bercabang lebih
rendah dari titik didih rantai lurus. Titik leleh alkana tidak seperti titik
didihnya yaitu sesuai dengan Mr nya. Massa jenis alkana umumnya lebih rendah
dari 1,00 g mL–1(massa jenis air pada suhu 4 rC). Buktinya minyak terapung di
atas air. Alkana tidak larut di dalam air sebab termasuk senyawa nonpolar.
Alkana larut di dalam pelarut nonpolar seperti karbon tetraklorida, kloroform, dan benzena. Sebagian besar alkana memiliki massa jenis lebih
kecil dari massa jenis air. Karena alkana merupakan senyawa nonpolar sehingga
alkana yang berwujud cair pada suhu kamar merupakan pelarut yang baik untuk
senyawa-senyawa kovalen.
Jadi dapat disimpulkan bahwa:
1)
Merupakan senyawa nonpolar, sehingga tidak larut dalam air.
2)
Pada suhu kamar, alkana dengan atom C1-C4 berfase
gas, C5-C17 berfase cair dan > C18berfase padat.
3)
Bila rantai C semakin panjang viskositas ( kekentalan) semakin
tinggi,titik didih semakin tinggi.
4)
Untuk alkana yang berisomer , dengan atom C sama banyak, semakin banyak jumlah cabang semakin rendah titik
didihnya.
2. Sifat Fisik Alkena
Alkena mempunyai sifat tidak larut dalam air, massa jenis
lebih kecil dari satu, dan titik didih bertambah tinggi dengan meningkatnya
jumlah atom C. Perhatikan tabel titik didih dan massa jenis alkana berikut ini.

Alkena memiliki sifat fisika yang sama dengan alkana.
Perbedaannya yaitu, alkena sedikit larut dalam air. Hal ini disebabkan oleh
adanya ikatan rangkap yang membentuk ikatan π. Ikatan π tersebut akan ditarik
oleh hidrogen dari air yang bermuatan positif sebagian.Pada suhu kamar, tiga suhu yang pertama adalah gas,
suhu-suhu berikutnya adalah cair dan suhu-suhu tinggi berikutnya berbentuk
padat. Alkena merupakan
senyawa nonpolar sehingga tidak larut dalam air dan memiliki massa jenis lebih
kecil dari air. Alkena dapat larut dalam alkena lain, pelarut-pelarut nonpolar
dan etanol.
3. Sifat Fisik Alkuna
Sifat fisik alkuna mirip dengan sifat-sifat alkana maupun
alkena, Berdasarkan titik didihnya, tiga senyawa alkuna terpendek berwujud gas.
Perhatikan tabel berikut.
Alkuna sangat sukar larut dalam air
tetapi larut di dalam pelarut organik seperti karbontetraklorida. Massa jenis
alkuna sama seperti alkana dan alkena lebih dari air. Titik didih alkuna
mirip dengan alkana dan alkena. Semakin bertambah jumlah atom C harga Mr makin
besar maka titik didihnya makin tinggi. Pada
suhu kamar, tiga suku pertama berwujud gas, suku berikutnya berwujud cair
sedangkan pada suku yang tinggi berwujud padat.Alkuna memiliki massa jenis
lebih kecil dari air,tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut-pelarut
organik yang non polar seperti eter, benzena, dan karbon tetraklorida, dan titik
didih alkuna makin tinggi seiring bertambahnya jumlah atom karbon, tetapi makin
rendah apabila terdapat rantai samping atau makin banyak percabangan. Titik
didih alkuna sedikit lebih tinggi dari alkana dan alkuna yang berat molekulnya
hampir sama.
B. Kegunaan
Senyawa Hidrokarbon
1.
Kegunaan
ALKANA
a)
Senyawa golongan
Alkana digunakan sebagai bahan bakar.Misalnya, Oktana sebagai bahan bakar
bensin untuk motor,propane,butane dan isobutana sebagai bahan bakar LPG, dan
etana sebagai bahan bakar untuk memasak.
b)
Senyawa golongan
Alkana digunakan sebagai Pelarut.Contohnya; Pentana,heksana,heptana sebagai
pelarut sintetis dan petroleum eter dan nafta sebagai contohnya.
c)
Sumber hidrogen,
misalnya di industri ammonia dan pupuk.
d)
Pelumas,misalnya
C18H38.
e)
Bahan baku untuk
senyawa organik lain,misalnya minyak bumi dan gas alam merupakan bahan baku
utama sintesis berbagai senyawa organic seperti alcohol dan asam karet sintesis
cuka.
f)
Bahan baku industri,berbagai
produk industri seperti plastik,detergen,karet sintesis,minyak rambut, dan obat
gosok dibuat dari minyak bumi dan gas alam.
2.
Kegunaan ALKENA
a)
Alkena pada suku rendah digunakan
sebagai untuk membuat plastik,karet sintetik dan alcohol.
b)
Untuk memasakkan buah-buahan
c)
Digunakan sebagai obat bius yang berasal
dari campuran O2.
d) Polimer
digunakan untuk membuat serat sintetis dan peralatan memasak.
e)
Etilen mempengaruhi berkecambahnya
biji,kematangan bunga dan buah.Contohnya pada tomat.
3.
Kegunaan
ALKUNA
a)
Etuna
(asetilena) yang sehari-hari dikenal sebagai gas karbit. Gas karbit jika dibakar akan
menghasilkan suhu yang tinggi, sehingga dapat digunakan untuk mengelas dan
memotong logam. Gas karbit sering pun digunakan untuk mempercepat pematangan
buah.
b)
Karbanion alkuna merupakan nukleofil yang sangat bagus dan
bisa digunakan untuk menyerang senyawa karbonil dan alkil halida untuk
melangsungkan reaksi adisi. Dengan demikian sangat penting untuk menambah
panjang rantai senyawa organik.
c)
Asetilena terklorinasi digunakan sebagai pelarut. Asetilena
klorida juga digunakan untuk bahan awal pembuatan polivinil klorida (PVC) dan
poliakrilonitril.
Ada yang komen? misalnya, kok gini sih bentuk makalahnya, gak bagus. Atau seperti ini, ih, gak ada gambarnya nih.
Tenang, diatas itu cuma makalah dalam bentuk abstraknya, kalau mau yang bagus dan tinggal di print doang. Bisa kalian dapatkan dengan cara tekan/ klik download di bawah ini. Silahkan!!!
DOWNLOAD
Terima kasih telah berkunjung. Kalau perlu sebarin aja web ku ini, biar teman teman kamu bisa juga mengerjakan tugas membuat makalah tentang sifat hidrokarbon.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar